Pages

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label materi manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label materi manajemen. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Oktober 2013

fungsi sistem keuangan dan jenis pasar

  1. fungsi tabungan

  2. penyimpanan kekayaan
  3. likuiditas
  4. kredit
  5. pembayaran
  6. resiko
  7. kebijakan
adapun jenis pasar keuangan dibagi menjadi dua
  1. aset finansial : misalnya , uang , saham, intrumen utang.
  2. aset no finansial : misalnya , real estate, logam berharga , barang antik 

Senin, 21 Oktober 2013

Tujuh komponen desain kerja


  1. Spesialisasi pekerjaan
  2. Ekspansi pekerjaan
  3. Komponen psikologi
  4. Tim yang mandiri
  5. Motivasi dan system insentif
  6. Ergonomic dan metode kerja
  7. Tempat kerja visual

Kamis, 17 Oktober 2013

manajemen pemasaran

Tugas manajemen pemasaran (kotler - keller)
1.       Mengembangkan strategi dan rencana pemasaran jangka panjang
2.       Menangkap pemahaman/ gagasan pemasaran
3.       Berhubungan dengan pelanggan
4.       Menbangun merk yang kuat
5.       Membentuk penawaran pasar
6.       Menghantar dan mengkomunikasihkan nilai
7.       Menciptakan pertumbuhan jangka panjang

Senin, 14 Oktober 2013

Tipe kepemimpinan

Ada dua tipe kepemimpinan
1.       Tipe X
a)      Orang beranggapan bahwa pada hakekatnya setiap orang itu tidak bisa berprestasi, tak dapat dipercaya.
b)      Untuk mempercayai keberhasilan harus ada sangsi yang keras dan peraturan yang ketat
c)       Orang orang berfikir manusia pada hakekatnya tidak tertarik pada prestasi tapi insentif (matre)
d)      Terhadap bawahan bersikap sebagai bos
2.       Tipe Y
a)      Manusia bekerja untuk sukses
b)      Mampu mengendalikan dirinya, setia pada tujuan
c)       Setiap orang terbuka untuk belajar dan bisa bertanggung jawab
d)      Setiap manusia kreatif dan mampu mengatasi masalah
e)      Keberhasilan tugas bergantung pada sistem dan prosedur
f)       Bersikap sebagai teman kepada bawahan.

Kamis, 10 Oktober 2013

Perilaku Organisasi (Lembaga Bimbingan Belajar “Prestasi Gemilang”)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Pada awalnya pemilik yang mempunyai nama “Ibu Ika” tidak terlintas mempunyai LBB (Lembaga Bimbingan Belajar ) karena sebelumya Ibu Ika hanya mengajar sempoa di Golden Brain ,namun para tetangga komplek perumahan Ibu Ika meminta untuk mengajar anak-anak mereka , maka dari itu beliau berinisiatif untuk mendirikan bimbingan belajar pada tahun 2004 yang diberi nama PRESTASI GEMILANG yang beralamat di GKA tetapi LBB tersebut belum begitu besar karena kegiatan belajar mengajar tersebut masih bertempat dirumah bu Ika sendiri .
Pada tahun 2008 LBB Prestasi Gemilang membuka cabang yang berada di Perumahan Permata Suci (PPS) , disana banyak ibu-ibu yang yang mendaftarkan anak ya untuk belajar di LBB Perestasi Gemilang . jumlah tutor yang berada di PPS sebanyak empat orang sama dengan jumlah tutor yang ada di GKA , namu siswa yang ada di PPS lebih sedikit dari pada yang di GKA.
 Pendidikan merupakan kebutuhan penting bagi semua orang, karena dengan pendidikan seseorang mampu bersaing di dunia global. Pendidikan bisa digolongkan menjadi pendidikan formal dan non formal.Untuk mendapatkan pendidikan formal yang memadai kita bersekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK lalu kuliah,sedangkan pendidikan non formal dapat kita raih melalui kursus atau pelatihan.
Menurut UUD 1945 pasal 31 dan UU No. 2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional disebutkan bahwa penyelenggaraan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan tidak hanya di sekolah formal saja tetapi juga dapat diselenggarakan oleh lembaga luar sekolah semacam Bimbingan Belajar. Oleh karena itu, lembaga bimbingan belajar mempunyai dasar yang kuat sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Perubahan-perubahan pola pendidikan yang begitu cepat, silih berganti serta globalisasi di segala bidang termasuk bidang pendidikan, memunculkan persaingan yang sangat ketat di bidang bisnis jasa pendidikan. Lembaga non formal seperti bimbingan belajar harus selalu siap dengan perubahan-perubahan yang dikeluarkan pemerintah di bidang pendidikan, juga harus siap bersaing tidak hanya bimbingan belajar sejenis, tetapi sekolah yang menyelenggarakan bimbingan belajar juga merupakan saingan.
Dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, Lembaga bimbingan Prestasi Gemilang memiliki visi dan misi. Visi lembaga pendidikan Prestasi Gemilang yaitu menjadi institusi pendidikan luar sekolah yang lebih baik,berkualitas. Sedangkan Misi lembaga pendidikan Prestasi Gemilang adalah:
1. Menjadi lembaga bimbingan belajar yang terdepan dalam prestasi.
2. Menjadi tempat karyawan untuk membangun kesejahteraan bersama dan bersama-sama membangun kesejahteraan.
4. Menjadi tempat setiap insan untuk berprestasi, berkreasi dan mengembangkan diri.
1.2.Rumusan Masalah
1.      Apa rencana strategi yang dilakukan LBB Prestasi Gemilang dalam produk untuk meningkatkan jumlah siswa
2.      Apa rencana strategi yang dilakukan LBB Prestasi Gemilang dalam harga untuk meningkatkan jumlah siswa
3.      Apa rencana strategi yang dilakukan LBB Prestasi Gemilang dalam promosi untuk meningkatkan jumlah siswa


BAB II
LANDASAN TEORI

2.1.Pengertian Bimbingan Belajar
Pemerintah secara terus-menerus melaksanakan berbagai program untuk pemerataan kesempatan memperoleh layanan pendidikan dan sekaligus juga untuk peningkatan mutu pendidikan. Selain menerapkan pendekatan yang bersifat konvensional, pemerintah juga melaksanakan berbagai terobosan yang bersifat inovatif. Perluasan layanan pendidikan diwujudkan melalui pencanangan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 6 Tahun (Wajar Dikdas 6 Tahun) pada tahun 1984 dan dilanjutkan dengan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun pada tahun 1994. Di tingkat internasional, Indonesia juga berperanserta dalam "Education for All" yang dideklarasikan UNESCO di Jomtien, Thailand, pada tahun 1991 (Siahaan, 2002).
Menurut UUD 1945 pasal 31 dan UU No. 2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional disebutkan bahwa penyelenggaraan pendidikan menjadi 6 tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. UUD 1945 pasal 31 dan UU No. 2 tahun 1989 telah banyak menciptakan peluang bisnis di bidang jasa pendidikan.
Bimbingan belajar merupakan pendidikan non formal baik yang dilakukan di lingkungan sekolah maupun di lembaga pendidikan luar sekolah di luar jam pelajaran sekolah formal. Bimbingan belajar ini bertujuan untuk membantu siswa meningkatkan prestasi akademik di sekolah, meloloskan siswa yang meneruskan sekolah ke jenjang berikutnya sesuai dengan keinginannya.
2.2. Kebijakan Pemerintah tentang Standar Kelulusan Siswa
 Adalah Sebagai Berikut:
1.      Tahun 2005/2006
a.       Waktu Pelaksanaan: Ujian Sekolah dulu baru Ujian Nasional.
b.       Kurikulum: 1994, 2004 (KBK)
c.        Kelulusan : Rata-rata 4,51 Minimal 4,26
d.       Paket Soal: Satu Ruang ada satu macam soal
2.      Tahun 2006/2010
a.       Waktu Pelaksanaan: Ujian Nasional dulu baru Ujian Sekolah
b.      Kurikulum: Menyatu, Merupakan interseksi 1994, 2004 dan Standar isi
c.       Kelulusan:
Ø  Nilai salah satu mata pelajaran boleh 4,25 tetapi dua mata pelajaran yang lain minimal rata-rata 5
Ø  Boleh salah satu mata pelajaran 4,00 tetapi dua mata pelajaran
yang lain minimal 6,00. Tiga mata pelajaran tersebut adalah:
Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris (Untuk
Jurusan IPA); Bahasa Indonesia, Ekonomi Akuntansi dan
Bahasa Inggris (Untuk Jurusan IPS).
d.      Paket Soal: Satu Ruang ada dua macam paket soal
3.      Tahun 2011/2012
a.       Waktu pelaksanaan : Ujian Sekolah dulu baru Ujian Nasional.
b.      Kurikulum: Menyatu, Merupakan interseksi 1994, 2004 dan Standar isi
c.       Kelulusan:
Ø  Nilai salah satu mata pelajaran boleh 5 tetapi dua mata pelajaran yang lain minimal rata-rata 6
Ø  Boleh salah satu mata pelajaran 5,00 tetapi dua mata pelajaran
yang lain minimal 6,00. Tiga mata pelajaran tersebut adalah:
Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris (Untuk
Jurusan IPA); Bahasa Indonesia, Ekonomi Akuntansi dan
Bahasa Inggris (Untuk Jurusan IPS).
d.      Paket Soal: Satu Ruang ada 5 macam paket soal
4.      2013
a.       Waktu pelaksanaan : Ujian Sekolah dulu baru Ujian Nasional.
b.      Kurikulum: Menyatu, Merupakan interseksi 1994, 2004 dan Standar isi
c.       Kelulusan:
Ø  Nilai salah satu mata pelajaran boleh 5 tetapi dua mata pelajaran yang lain minimal rata-rata 6
Ø  Boleh salah satu mata pelajaran 5,00 tetapi dua mata pelajaran
yang lain minimal 6,00. Tiga mata pelajaran tersebut adalah:
Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris (Untuk
Jurusan IPA); Bahasa Indonesia, Ekonomi Akuntansi dan
Bahasa Inggris (Untuk Jurusan IPS).
d.      Paket Soal: Satu Ruang ada 20 macam paket soal
BAB III
ANALISIS

3.1.Temuan Data
3.1.1. Lokasi Penelitian
Penelitian ini mengambil lokasi di Lembaga Bimbingan Belajar Prestasi Gemilang di GKA (Griya Kembangan Asri)
3.1.2. Data
1.      Cara mengumpulkan data
a.       Observasi
Peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan belajar mengajar di Prestasi Gemilang Dengan cara mengamati produk yang ditawarkan oleh Prestasi Gemilang  maupun Lembaga Bimbingan lain yang letaknya di GKA (Griya Kembangan Asri)
b.      Wawancara
Wawancara dengan pimpinan Lembaga Bimbingan Belajar Prestasi Gemilang di GKA (Griya Kembangan Asri)
2.      Jenis Data
Jenis data yang diperoleh peneliti berupa:
a.       Jumlah siswa Prestasi Gemilang GKA
b.      Jumlah sekolah yang berada di wilayah Prestasi Gemilang GKA
c.       Produk yang dihasilkan oleh Prestasi Gemilang GKA
3.2.Analisis
3.2.1. Sejarah Berdirinya Prestasi Gemilang
Pada awalnya pemilik yang mempunyai nama “Ibu Ika” tidak terlintas mempunyai LBB (Lembaga Bimbingan Belajar ) karena sebelumya Ibu Ika hanya mengajar sempoa di Golden Brain ,namun para tetangga komplek perumahan Ibu Ika meminta untuk mengajar anak-anak mereka , maka dari itu beliau berinisiatif untuk mendirikan bimbingan belajar pada tahun 2004 yang diberi nama PRESTASI GEMILANG yang beralamat di GKA tetapi LBB tersebut belum begitu besar karena kegiatan belajar mengajar tersebut masih bertempat dirumah bu Ika sendiri .
Pada tahun 2008 LBB Prestasi Gemilang membuka cabang yang berada di Perumahan Permata Suci (PPS) , disana banyak ibu-ibu yang yang mendaftarkan anak ya untuk belajar di LBB Perestasi Gemilang . jumlah tutor yang berada di PPS sebanyak empat orang sama dengan jumlah tutor yang ada di GKA , namu siswa yang ada di PPS lebih sedikit dari pada yang di GKA.
3.2.2. Visi dan Misi
Visi lembaga pendidikan Prestasi Gemilang yaitu menjadi institusi pendidikan luar sekolah yang lebih baik,berkualitas. Sedangkan Misi lembaga pendidikan Prestasi Gemilang adalah:
1. Menjadi lembaga bimbingan belajar yang terdepan dalam prestasi.
2. Menjadi tempat karyawan untuk membangun kesejahteraan bersama dan bersama-sama membangun kesejahteraan.
4. Menjadi tempat setiap insan untuk berprestasi, berkreasi dan mengembangkan diri.

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا ، سَهَّلَ اللَّهُ بِهِ طِرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ . (أبو داود)
“Barangsiapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surge.” (HR. Muslim)

3.2.3. Strategi yang dilakukan LBB Prestasi Gemilang dalam produk untuk meningkatkan jumlah siswa
Produk Prestasi Gemilang mulai tahun 2004/2012 adalah sebagai berikut:
a. Program Reguler
1.      Program ini ditujukan untuk siswa kelas 3, 4, 5, 6 SD; kelas 1, 2, 3 SMP dan kelas 1, 2, 3 SMA.
2.      Lama Program ini adalah 1 tahun.
3.      Masuk 7 kali 1 minggu selama 90 menit.
b. Program RSBI
1.      Program ini ditujukan untuk siswa kelas 3, 4, 5, 6 SD; kelas 1, 2, 3 SMP dan kelas 1, 2, 3 SMA.
2.      Lama Program ini adalah 1 tahun.
3.      Masuk 4 kali 1 minggu selama 90 menit.
3.2.4.Strategi yang dilakukan LBB Prestasi Gemilang dalam harga untuk meningkatkan jumlah siswa
Price. Sebagai pertimbangan perbedaan biaya bimbingan Prestasi Gemilang dengan bebarapa pesaingnya adalah sebagai berikut:
1.      Biaya bimbingan belajar reguler untuk siswa kelas 3,4,5 dan 6 SD untuk Prestasi gemilang adalah 100.000 per bulan, dan untuk kelas 1,2,3 SMP hargaya adalah 150.000 per bulan ,untuk kelas 1,2,3,SMA adalah 180.000 perbulan sedangkan Primagama adalah 850.000 per bulan itu untuk kelas 5 dan 6 SD.
2.      Biaya bimbingan belajar RSBI untuk kelas , 3,4,5 dan 6 SD untuk Prestasi gemilang adalah 150.000 per bulan, dan untuk kelas 1,2,3 SMP hargaya adalah 200.000 per bulan ,untuk kelas 1,2,3,SMA adalah 250.000 perbulan sedangkan Primagama adalah 850.000 lebih  per bulan itu untuk kelas 5 dan 6 SD.
3.2.5.           Strategi yang dilakukan LBB Prestasi Gemilang dalam promosi untuk meningkatkan jumlah siswa
Letak Strategis karena di dalam Kota, dekat dengan SD Muhammadiyah yang merupakan sekolah  favorit, sehingga kualitas siswa yang dihasilkan berkualitas.
Promosi yang dilakukan adalah sebagai berikut:
a.       Sebar brosur pada saat golden moment (kenaikan kelas, penerimaan rapor kelas).
b.      Opening Menggunakan siswa yang belajar di Prestasi Gemilang sebagai pemesan dengan jalan titip voucher untuk teman-teman mereka.
Seprti hadist di bawa ini bahwa menuntut ilmu itu penting
تَعَلَّمُوْا الْعِلْمَ وَتَعَلَّمُوْا لِلْعِلْمِ السَّكِيْنَةَ وِالْوَقَارَ وَتَوَاضَعُوْا لِمَنْ تَعَلَّمُوْنَ مِنْهُ . (الطبرانى)
“Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu.” (HR. Al-Thabrani)

تَعَلَّمُوْاالْعِلْمَ ، فّإِنَّ تَعَلُّمُهُ قُرْبَةٌ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ ، وَتَعْلِيْمَهُ لِمَن ْ لاَ يَعْلَمُهُ صَدَقَةٌ ، وَإِنَّ الْعِلْمَ لَيَنْزِلُ بِصَاحِبِهِ فِى مَوْضِعِ الشَّرَفِ وَالرِّفْعَةِ ، وَالْعِلْمُ زَيْنٌ لِأَهْلِهِ فِى الدُّنْيَا وَالأَخِرَةِ . (الربيع)
“Tuntutlah ilmu,sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat.” (HR. Ar-Rabii’)


BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

4.1.Kesimpulan
Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah:
1.      Semakin banyak program, semakin banyak alternatif siswa untuk memilih, selain itu juga semakin banyak kesesuaian siswa, termasuk kesesuaian waktu.
2.      Dengan dibentuknya program problem solving akan menambah minat belajar bagi siswa sehingga dapat meningkatkan nilai akademik siswa.
3.      Penambahan program outbond yang merupakan diferensiasi produk diharapkan siswa tidak bosan mengikuti proses belajar di lingkungan Prestasi Gemilang GKA
4.      Dukungan dana yang besar untuk promosi dan didukung dengan kualitas tentor yang bagus, produk bervariasi dan harga yang terjangkau akan dapat meningkatkan jumlah siswa.
4.2 SARAN
            Agar Lembaga Bimbingan Belajar Primagama Cabang Sutoyo Semarang dapat meraih hasil maksimum dalam menjalankan roda bisnisnya, maka:
1.      Menurunkan biaya bimbingan belajar.
2.       Memberikan harga khusus pada sekolah-sekolah yang prospektif.
3.       Untuk para tentor disarankan untuk menambah ilmu psikologi sehingga mampu memahami karakter para siswanya terutama disaat konsultasi (problem solving).



DAFTAR PUSTAKA

Bambang, Ika. LBB Prestasi gemilang , GKA , Gresik
   

Selasa, 08 Oktober 2013

Pengembangan Kawasan Kampung Arab Di Kabupaten Gresik

BAB I
PENDAHULUAN


1.1.  Latar Belakang
Kabupaten Gresik sendiri memiliki banyak sekali potensi sumber daya alam dan manusia seperti dari tanahnya,masyarakat dan alamnya yang bisa dijadikan objek wisata. Tetapi kita melihat juga masih sangat kurang sekali pengembangannya, masyarakat gresik sendiri masih belum peka terhadap lingkungan sekitar yang bisa dikembangkan. Jikalau masyarakat dan dari pihak pemerintah sendiri menyadari dan dapat memanfaatkannya itu juga dapat meningkatkan angka orang yang mengunjungi kota Gresik yang secara otomatis dapat meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dan menambah pendapatan kabupaten Gresik sendiri.
Berkaitan dengan hal tersebut,di sini kita sebagai mahasiswa sekaligus masyarakat kabupaten Gresik sendiri ingin mengembangkan potensi yang sebenarnya ada tapi belum terlalu dilihat oleh masyarakat. Kami akan mengembangkan kawasan kampung arab di sekitar kawasan Makam Maulana Malik Ibrahim dengan cara merancang  sistem kawasan berbahasa arab dengan mendirikan lembaga pembelajaran  dan perkenalan terhadap budaya-budaya juga makanan khas arab.
Kita sendiri memilih potensi untuk mengembangkan kawasan kampung arab. Karena kita lihat kurangnya minat dari kalangan orang berketurunan arab untuk mengembangkan budaya, makanan dan bahasa yang diwariskan dari nenek moyang mereka. Selain itu, dari segi basis kabupaten Gresik sendiri yaitu “Gresik Kota Santri” yang berarti kota yang didominasi islam yang dimana agama islam sendiri menggunakan bahasa arab seperti bahasa Al qur’an dan Hadist. Di samping itu letak kampung arab yang strategis yang terdapat di kawasan Maulana Malik Ibrahim yang setiap harinya selalu dipadati oleh pengunjung yang berziarah dan dengan pengembangan kawasan tersebut secara otomatis dapat menarik minat pengunjung yang ingin mengatahui atau mempelajari bahasa arab sendiri dan menambah pendapatan warga sekitar dan kabupaten Gresik sendiri.


1.2.   Rumusan masalah
1.      Bagaimana kelebihan dan kelemahan yang dimiliki kampung Arab?
2.      Bagaimana peluang kampung Arab agar bisa berkembang?
3.      Bagaimana Teknologi pariwisata yang sesuai dengan kampung Arab?
1.3 Tujuan
1.      Untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan yang dimiliki kampung Arab.
2.      Untuk mengetahui peluang kampung Arab agar bisa berkembang.
3.      Untuk mengetahui teknologi pariwisata yang sesuai dengan kampung Arab.
1.2 Manfaat
1.      Agar masyarakat lebih mengenal Kampung Arab.
2.      Agar masyarakat bisa mengembangkan potensi-potensi yang ada di Gresik.
3.      Agar peneliti bisa mengambil hikmah dari aktivitas dari kampung Arab.

 

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1. Penelitian Terdahulu
Penelitian yang dilakukan oleh Suyetno (2005), yang berjudul Pengembangan layanan pariwisata religi terhadap kunjungan ziarah di Sunan Ampel (Surabaya), hasil kesimpulan yang dilakukan oleh Suyetno layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kunjungan ziarah  di Sunan Ampel. Sehingga penulis ini memberi jawaban atas masalah penelitian ini yaitu rendahnya layanan yang diberikan di lokasi pariwisata tersebut.
Penelitian sekarang berjudul Pengembangan kampung Arab di Gresik, disimpulkan bahwa pengembangan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat dikampung Arab. Sehingga peneliti menyimpulkan pengembangan sangat erat di benak masyarakat dan sangat penting bagi kelangsungan kesejahteraan masyarakat kampung Arab.
Tabel 2.1
Kelebihan dan Kelemahan penelitian terdahulu dan Sekarang
No
Peneliti
Judul
Kelebihan
Kelemahan
1
Suyetno, 2005
Pengembangan layanan pariwisata religi terhadap kunjungan ziarah di Sunan Ampel (Surabaya)
kebanyakan orang dilokasi pariwisata religi Sunan Ampel memiliki karakteristik yang ramah dalam menyambut peziarah.
Minimnya lokasi parkir yang tersedia di kawasan Sunan Ampel.
2
Istiqomah, 2012
Pengembangan kampung Arab di Gresik
warganya yang kebanyakan orang berketurunan arab dan mereka jelas memiliki kemampuan berbahasa arab yang bagus.
orang-orang arab yang cenderung sulit dan sedikit  yang mau di ajak berpikiran maju



2.2 Peluang
Peluang yang dimiliki kampung arab:
1.        Sudah ada basic orang-orang  arab yang terdapat di suatu kampung dan memiliki kemampuan bahasa arab yang bagus.
2.        Kampung arab itu berdekatan dengan makam maulana Malik Ibrahim yang sering banyak dikunjungi  pezirah dari berbagai kota , sehingga dengan mudah kampung bahasa arab akan mudah dikenal .
3.        Kota Gresik ini terkenal dengan “KOTA SANTRI” Jadi alangkah bangganya kalau memiliki kampung bahasa arab di dalamnya, apalagi di kota gresik ini banyak terdapat sekolah-sekolah dengan berbasis islam seperti MI,MTS& MA yang di dalam sekolah itu terdapat pelajaran  menggunakan bahasa arab, tetapi fakta di lapangan murid-muridnya banyak yang tidak menguasai bahasa arab itu sendiri sehingga mereka kesulitan dipelajaran bahasa arab.Dapat dijadikan sebagai kawasan wisata Kabupaten Gresik yang akan menambah pendapatan Kabupaten Gresik kuhususnya masyarakat Gresik.Tidak hanya itu,mudahnya masyarakat umum mengenal dan  menerima kebudayaan dari masyarakat yang berketurunan arab.

2.3 Kesulitan dalam Pengembangan Kampung Arab
Kesulitan  yang akan di hadapi dalam pengembangan kawasan kampung bahasa arab yaitu persaingan pada wisata-wisata lain yang ada di Gresik contohnya wisata makam sunan giri yang bertempat di Giri , wisata telaga warna tirta yang bertempat di ngipik, wisata Gua Kelelawar yang bertempat di Suci, karena dengan adanya wisata-wisata  tersebut kemungkinan kampung bahasa arab kurang di minati karena banyak nya wisata yang lebih menarik .Sehingga kita harus waspada dengan ancaman yang akan datang itu dengan menciptakan inovasi-inovasi baru yang kita terapkan di kampung bahasa arab sehingga bisa menarik wisatawan lokal maupun interlokal mengunjungi kawasan ini.



BAB III
PEMBAHASAN


3.1 Konsep-Konsep Yang Di Harapkan
Di dalam mengembangkan kompetisi yang ada di kampung arab Gresik yang perlu diperhatikan adalah konsep-konsep dalam melaksanakan kegiatan yang akan di bentuk. Dengan mempersiapkan program jangka panjang serta program jangka pendek.
1.        Program jangka pendek
a.         Mengadakan rapat rutin setiap bulannya untuk membahas program-program pengembangan kampung arab.
b.         Bersosialisasi dengan masyarakat setempat, panitia pelaksana,dan instasi yang terkait untuk terjun langsung ke lapangan dan meninjau terlebih dahulu lokasi yang tepat untuk di gunakan dalam melaksanakan kegitan tersebut .
c.         Membuat proposal kegiatan yang akan di ajukan kepada instansi-instansi terkait untuk di setujui.
Adapun jenis kegiatan yang akan di laksanakan di daerah kampung arab meliputi :
a.         Pembangunan lembaga pendidikan berbasis bahasa arab.
b.         Menunjukan kebudayaan khas arab lewat pagelaran atau bazar.

2.        Program jangka panjang
a.         Mendirikan lembaga pendidikan yang khusus mengajarkan tentang bahasa arab,dengan mendatangkan tutor atau guru yang berpengalaman dalam bidang tersebut dan serta melibatkan langsung salah satu masyarakat di kampung arab untuk ikut serta  membantu dalam pelaksanaannya.
b.         Menjadikan kampung arab sebagai potensi obyek wisata kabupaten gresik untuk income ( pendapatan ) kabupaten gresik dengan system program paket wisata kabupaten gresik dengan menggabungkan kawasan wisata yang ada di kabupaten gresik menjadi satu paket dengan harga yang lebih murah bagi pengunjung dari luar Kabupaten Gresik 
c.         Mendirikan pusat jajanan masakan arab di sepanjang area kampung arab untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekitar
d.        Mengadakan acara gambusan atau sejenis marawisan dalam even-even tertentu untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang kebudayaan arab
e.         Memberikan fasilitas penginapan di daerah sekitar bagi pengunjung yang berasal dari luar kabupaten gresik dengan pengamanan yang ketat.

3.2  Rencana Pembangunan
Rencana jadwal pembangunan program kawasan kampung arab Kabupaten Gresik jangka pendek adalah sebulan setelah rencana kita disetujui oleh instansi-instansi terkait disana dan persetujuan oleh warga sekitar dan dana yang kita kumpulkan lewat proposal ke perusahaan-perusahaan ternama,bank di Kabupaten Gresik dan pemerintah Kabupaten Gresik.Setelah kita mendapatkan hal-hal tersebut dalam jangka panjang setahun kemudian baru kita mulai persekolahan bahasa arab di kawasan tersebut dengan berkerja sama dengan warga sekitar dan orang – orang yang juga ahli dalam berbahasa arab sebagai tutor.
Setelah pengembangan ini banyak diketahui oleh orang-orang di luar kabupaten gresik kita mendirikan penginapan dengan pengamanan ketat di area tersebut dan membuat system paket wisata kabupaten gresik dengan cara kawasan wisata yang berada di dalam kota kabupaten gresik antara telaga warna tirta, kawasan makam sunan giri, menjadi satu paket wisata dengan harga yang lebih murah.

3.3  Macam-Macam Kegiatan
Jenis-jenis kegiatan yang akan kita terapkan adalah mengadakan pembelajan bahasa arab selama + seminggu 3 kali tetepi apabila ada yang berminat intensif seminggu full kita bisa mengintensifkannya.Dalam hal memperkenalkan budayanya sendiri kita mengadakan bazar setiap 2 bulan sekali di area sekitar kawasan kampung arab. Dalam setiap event-event tertentu seperti haul Makam Maulana Malik Ibrahim,Tahun Baru Islam,atau peringatan-peringatan agama lainnya kita mengadakan acara lomba music arab seperti lomba nyanyi gambus,lomba tari zafin,marawis dll.

3.4  Keterlibatan Instansi Terkait
Dalam hal ini kita melibatkan instansi seperti pemerintahan Kelurahan gapuro dan Pulopancikan dan berkerja sama dengan pabrik-pabrik ternama dan bank di kabupaten gresik dan pemerintah Kabupaten Gresik sendiri.

3.5  Biaya
1.        Untuk pembangunan lembaga pembelajaran dibutuhkan biaya       
+Rp 15..000.000,00
2.        Spp dari lembaga pembelajaran masing-masing murid    Rp.150.000/bulan
3.        Gaji untuk tutor   Rp.400.000/bulan
4.        Sarana dan prasana Rp.6.000.0000
Untuk acara-acara/event atau bazar
1.        Terop,sound system,penyanyi dan grupnya Rp.9.000.000
2.        Hadiah-hadiah Rp.500.000





BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN



4.1    Kesimpulan
Dengan adanya program yang akan kita recanangkan ini kita harapkan dapat meningkatkan pendapatan Kabupaten Gresik dan masyarakat sekitar Kabupaten Gresik.Tidak hanya itu diharapkan juga Gresik dapat menjadi satu-satunya yang mencanagkan program layaknya Pare, Kediri tetapi menggunakan bahasa arab dan rasa mau untuk mengembangkan budaya-budaya yang dimiliki khususnya bagi masyarakat yang berketurunan arab meningkat dan mudah diterima oleh masyarakat lainnya.

4.2    Saran
Masyarakat Gresik seharusnya lebih menyadari potensi- potensi wilayah Gresik dan mau di ajak kerjasama untuk mengembangkanya.

Daftar Pustaka




 

Blogger news

Blogroll

About